Senin, 12 Oktober 2009

Internet Sebagai Pembuka Kesadaran Seseorang (studi kasus ibu rumah tangga)

Peran ibu rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari tidak boleh dipandang sebelah mata. Seperti juga wanita yang memilih untuk menjadi wanita karir yang bekerja pada sebuah kantor yang membutuhkan skil tertentu terhadap apa yang dikerjakannya, ibu rumah tangga juga tidak kalah hebat peranannya dalam rumah tangga. Di ibaratkan sebuah perusahaan ibu rumah tangga harus siap untuk menjadi seorang pimpinan yang mampu untuk mengatur rumah tangga mulai dari perencanaan terhadap anggaran sampai pada mengatur suami maupun anak. Ibu rumah tangga juga harus siap untuk menjadi seorang pekerja yang siap untuk melaksanakan perintah suami, mampu untuk mengerjakan semua tugas rumah tangga dengan baik. Ia juga harus siap untuk menjadi seorang karyawan yang memiliki kemampuan untuk menggunakan sarana kantor dalam hal ini yaitu rumah untuk kepentingan keluarga misalnya menggunakan barang barang elektronok seperti televisi, radio, setrika, mesin cuci dan lain sebagainya. Ia juga membutuhkan keahlian lain yaitu sebagai koki yang dituntut untuk memasak makanan yang berkualitas dengan pola kesehatan yang baik untuk keluarga. Pada saat anak-anak sedang sakit ibu rumah tangga dituntut untuk menjadi seorang dokter yang mengerti mengenai berbagai macam penyakit bagi keluarga dan mampu untuk mencarikan solusi bagi penyakitnya tersebut. Dan yang paling penting ia harus dapat bertindak sebagai guru yang mengajarkan kepada anak-anaknya mengenai ilmu pengetahuan. Bukan hanya pada lembaga formal anak harus mendapatkan pendidikan, tetapi peranan yang paling penting adalah seorang ibu rumah tangga yang mengerti mengenai karakteristik putra–putrinya, sehingga pendidikan yang diberikan kepada anak-anaknya mampu memberikan ilmu bukan hanya mengenai ilmu pengetahuan seperti yang diajarkan pada sekolah formal. Tetapi lebih dari itu yaitu pendidikan menyangkut nilai-nilai agama, kekeluargaan, kemanusiaan, kasih sayang dan nilai-nilai universal lainnya. Sehingga untuk mengurusi itu semua tidak mungkin hanya dilakukan oleh ibu rumah tangga yang tidak memiliki kemampuan dalam pengetahuan. Pekerjaan ibu rumah tangga yang begitu berat harus memiliki kemampuan yang baik, apakah saat ia menjadi seorang pimpinan, pekerja, koki, maupun sebagai guru, ibu rumah tangga harus tampil sebaik mungkin dalam menjalankan tugas tersebut. Sehingga pekerjaan ibu rumah tangga bukanlah pekerjaan yang hina. Kebanyakan orang mengira bahwa ibu rumah tangga merupkan pekerjaan yang rendah dan tidak membutuhkan suatu keahlian yang khusus untuk menjalankannya. Tetapi sebenarnya pekerjaan ini juga membutuhkan suatu kriteria dengan pendidikan yang baik agar dalam menjadi ibu rumah tangga segala macam pekerjaan dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Karena pekerjaan ibu rumah tangga adalah lebih besar tanggung jawabnya dari pada wanita karier yang bekerja di luar rumah tangga. Kalau wanita karier setiap hari bekerja di luar rumah, segala macam urusan rumah tangga diserahkan kepada orang lain misalnya pembantu, sehingga ada keluarga yang mempekerjakan seorang pembantu mulai dari membenahi urusan rumah sampai pada pengasuhan anak, sehingga sampai ada istilah ”anak pembantu” karena setiap hari yang mengasuh anak adalah pembantu. Wanita karier tentu tidak dapat melihat perkembangan baik fisik maupun psikis dari si anak, sehingga hubungan secara emosional antara seorang wanita karier dengan anak nya renggang jika dibandingkan dengan seorang ibu rumah tangga yang benar-benar fokus pada keluarga. Apalagi ditambah dengan kemampuan intelektualnya yang baik, bisa digambarkan bahwa ia akan begitu mudah untuk mengurus keluarganya. Sehingga hasil akhir yang diharapkan adalah sebuah keluarga yang utuh dan bahagia. Sehingga peranan pengetahuan sangat penting sekali, dalam hal ini internet memberikan bimbingan mengenai hal yang dibutuhkan oleh ibu rumah tangga. Pada saat ibu rumah tangga membutuhkan bagaimana menggatur urusan keuangan maka tidak ada salahnya membukan portal life style, atau pada saat ia dituntut untuk mendiagnosa suatu penyakit tertentu yang diderita oleh anaknya maka portal kesehatanlah yang dibuka, pada saat ia ditutut untuk mengatur interior rumah agar lebih cantik maka ibu rumah tangga tersebut membuka portal design. Bila ibu rumah tangga ingin membuat masakan yang beda dari yang biasanya maka harus membuka portal mengenai resep kuliner. Ibu rumah tangga yang memiliki pengetahuan yang banyak akan berbeda dengan ibu rumah tangga yang tidak memiliki pengetahuan sama sekali. Ibu rumah tangga yang fokus pada pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga dan memiliki pendidikan yang baik memiliki bekal yang baik untuk menjadikan keluarganya menjadi keluarga yang berkualitas karena ibu rumah tangga yang demikian mampu untuk meluangkan waktunya untuk melihat perkembangan putra-putrinya dan keluarganya kemudian mampu menjadi guru yang baik dan mengarahkan kelauarga menjadi keluarga yang teratur dan terurus dengan baik. Pendidikan yang didapat dari internet bukanlah suatu pendidikan formal seperti pada lembaga-lembaga sekolahan tetapi suatu hal yang bisa membentuk kesadaran dari ibu rumah tangga itu sendiri. Karena yang menjadi tujuan dari pendidikan menurut Freire adalah kesadaran kritis terhadap suatu hal, dan orang tersebut akan masuk pada pengertian bukan pada menghafal, karena ia menyatakan diri atau sesuatu berdasarkan ”sistem kesadaran”1. Menggunakan internet untuk mencari informasi yang penting bagi dirinya akan mampu untuk membuka kesadaran seseorang terhadap suatu hal. Dari yang tidak tahu tentang sesuatu hal menjadi mengerti dan sadar mengenai apa yang dibutuhkannya. Bacaan: Berbagai macam sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

No Porn, Racism, Sadism

Makan Bersama di Lombok Namanya Begibung

     Halo, teman-teman! Kali ini saya mau berbagi pengalaman saya yang pernah mendapat undangan makan dari teman dalam rangka maulid nabi. A...

Populer, Sist/Broo