Rabu, 28 Maret 2012

Birokrasi Boros "Studi Kasus Laporan Perjalanan Dinas PNS"

Gambar : Laporan perjalanan dinas yang bertumpuk
Sangat benar jika ada yang mengatakan bahwa birokrasi di Indonesia sangat boros, boros ini disebabkan oleh sistem birokrasi yang tidak mendukung untuk effisien. 

Misalnya saja Saya contohkan dari hal yang sangat kecil yaitu dari laporan perjalanan dinas. Setiap PNS yang melakukan perjalanan dinas wajib untuk membuat laporan mengenai perjalanan yang telah dilakukan. Perjalanan tersebut yaitu menyangkut anggaran yang telah dikeluarkan oleh masing-masing PNS. Setiap ada anggaran yang dikeluarkan harus tercatat secara jelas, agar PNS yang bersangkutan mendapatkan fasilitas biaya perjalanan.

Namun sistem yang ada sekarang menjadikan laporan perjalanan dinas sebagai suatu pemborosan. Misalnya saja untuk ngeprint data-data perjalanan diperlukan kertas yang banyak. Berikut yang Saya tahu yang pernah Saya lakukan saat membuat laporan perjalanan dinas.

1. Laporan SPJ   5 Lembar diprint 2 kali
2. Laporan perjalanan dinas  min 1 lembar (tapi jarang biasanya diatas 2 lembar) di print 2 kali
3. Surat Perintah Perjalanan dinas 2 lembar
3. Tiket PP pesawat 2 lembar


Minimal untuk satu buah laporan perjalanan seorang PNS harus mengeluarkan kertas sebanyak 18 (delapan belas) lembar. Tetapi banyak juga PNS yang melakukan kesalahan dalam proses ngeprint sehingga kertas yang dipakai berlipat ganda.

Seandainya sistem administrasi negara Indonesia dibuat simpel dengan menggunakan sedikit kertas mungkin akan turut serta untuk membantu pencegahan perubahan iklim. Karena bahan baku kertas dicari dengan cara menebang pohon, yang akhirnya akan mengurangi stok karbon untuk mencegah pemanasan global.

Sudah saatnya sistem informasi berbasis teknologi informasi (TI) diterapkan. Sistem informasi tersebut digunakan untuk membuat pelaporan yang effisien tanpa harus banyak mengeluarkan kertas. Saya juga telah menyadari bahwa infrastruktur komunikasi di Indonesia belum bagus, tetapi sudah saatnya untuk dicoba pelaporan  perjalanan dinas menggunakan sistem berbasis tekbologi informasi (TI) agar birokrasi yang sudah dasarnya boros tidak tambah boros lagi, ya minimal di instansi pemerintah pusat.

kertas boros pada laporan perjalanan dinas
Kertas untuk laporan perjalanan dinas yang terlihat memboroskan birokrasi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

No Porn, Racism, Sadism